Sabtu, 26 Februari 2011

Contoh Naskah Pidato

Naskah Pidato:
”Upaya Mencegah Terjadinya Banjir”


Bismillahirahmanirrahim.
Yang saya hormati, Bapak-bapak dan Ibu-ibu guru.
Yang saya sayangi teman-teman sekalian.
Hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Assalamu’alaikum ww.
Salam sejahtera untuk kita semua.

Alhamdullillahirabbil”alamin, wassalatu wassalamu ‘ala ‘asrafil ambiyai walmursalin wa’ala alihiwasahbihi ajma’in. Pertama-tama dan terutama sekali puji syukur senantiasa kita aturkan ke Hadirot Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat dan kurnianya kepada kita sekalian. Dan salawat beriring salam tidak lupa-lupanya pula kita kirimkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw, yang telah membawa umat manusia dari zaman jahiliyah, zaman kebodohan , kepada zaman yang cerdik cendikiawan yang penuh dengan ilmu pengetahuan , sebagaimana yang kita saksikan sekarang ini.

Pada kesempatan ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah pidato yang saya beri judul,”Upaya Mencegah Terjadinya Banjir”.

Teman-teman sekalian berbicara tentang banjir maka yang sering terbayang oleh sebagian banyak orang adalah: datangnya genangan air dengan debet yang amat besar, ia melanda perumahan penduduk, ia melanda komplek perkantoran, ia melanda pedesan, perkotaan dan sebagainya. Bahkan beberapa waktu belakangan ini ia memporak-porandakan Jakarta ibu kota negara Republik Indonesia. Setiap kali banjir datang selalu mendatangkan kerugian, lahan-lahan pertanian rusak gara-gara banjir, hewan ternak penduduk musnah, harta benda masyarakat hanyut, rumah tempat berteduh juga banyak yang rusak, yang paling menyedihkan sampai memakan korban yang menyebabkan kematian diantara masyarakat itu sendiri.Teman-teman itulah yang terbayang oleh sebagian besar orang.

Saudara-saudara sekalian, sangat sedikit diantara kita yang berpikir, kenapa dan apa yang menyebabkan terjadinya banjir, sebagian orang berpendapat banjir adalah fenomena alam , ia datang dan pergi berdasarkan hukum alam semata, Banjir datang ketika musim penghujan, kebakaran banyak terjadi ketika kamarau panjang. Memang hal tersebut tidak salah, tetapi tidak dapat pula dipungkiri bahwa, aktifitas manusia di muka bumi ini memberi andil terhadap terjadinya banjir. Saya berani mengatakan demikian sesuai dengan firman Tuhan dalam Alquran yang artinya lebih kurang : Allah tidak akan mendatangkan bencana di muka bumi ini, melainkan akibat ulah tangan manusia itu sendiri. Jadi jelaslah bahwa banjir datang bukan karena fenomena alam semata. Manusia telah banyak merusak ekosistem alam, Pohon-pohon di hutan yang berfungsi menyerap air mereka tebangi seenaknya tanpa memperhitungkan kelestariannya. Sehingga ketika hujan datang  semua air akan mengalir seluruhnya secara serentak mencari tempat yang rendah sehingga terjadilah banjir. Begitu juga mereka-mereka yang tidak peduli tentang sampah, mereka-mereka yang membuang sampah disembarang tempat, seperti ke sungai dan parit-parit yeng menyebabkan aliran air tersumbat yang mengakibatkan juga dantangnya banjir

Saudara-saudara semuanya, kalau kita tidak ingin terjadinya banjir, maka saya mengajak kita semua mari kita cegah datangnya banjir tersebut. Dengan telah mengertinya kita apa yang menyebabkan terjadinya banjir, kita dapat menghindari hal-hal tersebut agar banjir tidak datng, agar banjir tidak merusak sendi-sendi kehidupan kita, sekurang-kurangnya kita dapat mengurangi banjir, dan mengurangi resiko dari banjir tersebut.

Adapun yang dapat kita lakukan untuk mencegah banjir adalah sebagai berikut:
-          Hutan-hutan yang telah terlanjur rusak mari kita tanami kembali dengan cara reboisasi.
-          Bagi hutan-hutan kita yang masih ada mari kita jaga kelestariaannya
-          Jangan menbuang sampah sebarangan terutama ke sungai dan parit-parit.
-          Adakan gotong royong secara rutin untuk membersihkan lingkungan dari sampah
-          Jangan kita membangun di daerah-daerah reasapan air dan sepanjang bantaran sungai.

            Saudara-saudara, hal-hal tersebut di ataslah yang mesti kita lakukan bersama untuk dapat mencegah terjadinya banjir. Agar kita bisa belajar dari pengalaman kita  orang yang berhasil adalah orang yang mau belajar dari pengalamannya. Jangan seketika banjir datang kita ingat apa yang harus kita lakukan untuk mencegah banjir tersebut, seiring dengan surutnya banjir ingatan kita akan cara-cara untuk mencegah banjir juga surut bahkan hilang sama sekali. Sekali lagi sebelum mengakiri pidato ini saya mengajak kita semua untuk mau melakukan hal-hal di atas.

            Demikianlah yang dapat saya sampaikan, salah dan janggalnya mohon dimaafkan.
            Assalamu’alaikum ww.

Oleh : Diaty Handayani 


saya mengharapkan komentar-komentar anda




4 komentar:

  1. Bagus :) saya jadi merasa terinspirasi setelah membacanya

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Sebaiknya anda jangan menfitnah orang sembarangan,,
      Buktikan saja jika yang anda pikirkan benar,,,

      Hapus